Adagium Josef Goebbels, Menteri Propaganda Era Nazi Hitler, “Kebohongan yang diulang-ulang akan menjadi kebenaran” menjadi kebenaran sendiri di dunia maya. Pesan-pesan bernada propaganda ini lebih menghasilkan reaksi emosional daripada reaksi rasional.

Membaca berita yang disajikan oleh Jawa Pos pada akhir Mei 2019 disebutkan bahwa terdapat lebih kurang 40 juta orang termakan kabar hoax alias kabar bohong. Hal ini tidak begitu mengagetkan karena banyak yang langsung percaya sebuah berita tanpa cek n ricek terlebih dahulu, apalagi di suhu politik yang hangat saat ini dimana terdapat dua kubu dalam pilihan Presiden, yakni kubu pendukung Jokowi atau Prabowo.

Jawa pos mengambil perannya dengan memberikan rubrik khusus hoax-hoax yang berseliweran di dunia maya untuk diklarifikasi kebenarannya, besar harapannya semua orang dapat waspada akan berita yang belum tentu kebenarannya itu.

Maka, sudah tepatlah jika Kepolisian Republik Indonesia bersikap responsif dan segera menangkap para penebar berita bohong dengan tujuan politis dan/ atau memecah belah anak bangsa.

Jangan termakan isu hoax